BPJ di Event Markas 2018, Ajang Gaul Lintas Komunitas yang Cetar

Kaskus sebagai forum diskusi online kini kian luas merangkul komunitas untuk sharing dan networking dalam event Markas. Dengan menggandeng Diandra event organizer, tahun 2018 ini merupakan event ketiga setelah 2 event sebelumnya yang sukses digelar di Senayan dan Bintaro pada tahun 2016 & 2017. Tahun ini, Markas kembali digelar pada 27-28 April 2018 lalu di kawasan Bintaro, tepatnya di halaman Mall Bintaro Exchange.

Di tahun istimewanya yang ke-5 ini, Backpacker Jakarta (BPJ) ikut serta mengisi booth komunitas bersama lebih dari 20 komunitas lainnya. Booth BPJ diisi dengan merchandise komunitas BPj dan beberapa peralatan outdoor seperti hammock, karena memang booth BPJ ini sharing dengan komunitas hammock dan hitch hike yang digawangi oleh Kak Ejie Belula sang selebgram itu, hihi. Komunitas yang beragam mulai dari komunitas fotografi, travelling, baca dan banyak lagi membuat event ini menjadi ajang gaul para pemuda aktifis komunitas untuk memperkenalkan komunitas mereka, berbagi pengalaman dan bisa jadi memperluas kerjasama. Saya pun sempat terpesona dengan komunitas kreatif yang membuat aneka pernak pernik dari kain perca.

Disponsori oleh Sakuku BCA, sebuah aplikasi online BCA untuk pembayaran online, para pengunjung cukup membayar Rp.61 melalui Sakuku BCA ini untuk dapat melewati gate entrance. Tapi waktu nya hanya dibatasi hingga pukul 4 sore saja untuk HTM Rp.61 ini, selanjutnya dikenakan biaya Rp.40.000,-. Melalui Sakuku BCA ini pengunjung juga bisa bertransaksi di booth kuliner dengan potongan harga di beberapa booth dan asiknya lagi ada happy hour loh pukul 11.00-16.00 dengan diskon harga disemua booth kuliner.

Booth kuliner? Iya, selain booth komunitas, event ini juga disponsori oleh Fruit Tea yang mengisi booth kuliner bersama lebih dari 30 booth kuliner lainnya yang beragam mulai dari makanan jadoel hingga yang kekinian. Pandangan saya pun tak luput dari booth es kepal milo dan langsung mencicipi kuliner yang sedang hits itu. Sudah dapat teman banyak, gebetan #ehh, perut kenyang pula, enak kan?

Masih kurang? Ada lagi kok. Ketika berjalan menyusuri aneka booth, pandangan para pengunjung pastinya tak lepas dari panggung megah yang berada di tengah area event ini. Iya, acara ini makin cetar dengan hadirnya beberapa artis muda ternama diantaranya Ari Lasso, RAN, Naif, Padi. Saya pun sengaja datang di hari pertama hanya untuk menonton konser artis idola saya, Ari Lasso secara live. Betul saja, decak kagum dengan keriuhan konser live ditambah syahdunya lagu- lagu romantis yang dibawakan Ari Lasso sejenak membawa tubuh saya melayang ke tahun 90-an saat masa-masa SMA dimana nama Ari Lasso sangat digandrungi anak muda kala itu, terutama band tempat dia berkreasi yaitu Dewa 19.

Benar-benar berkesan dan gak rugi datang ke event ini. Saya pun kembali bertemu teman-teman lama BPJ yang sempat hilang karena kesibukan saya, lebih tepatnya sok sibuk sih…haha. Rasa kekeluargaan yang kental membuat saya nyaman berada di BPJ. Semoga tahun depan BPJ bisa ikut meramaikan event ini lagi. See you next year, guys!

Advertisements

#Yamaha Mio S, Berkendara “Smart & Stylist” di Ibukota 

          Tak pernah terbayangkan sebelumnya jika sepeda motor akan menjadi moda transportasi saya sehari-hari. Padahal dulu rasanya boro-boro mengendarai motor sendiri, mengerti saja tidak tentang motor. Dulu saya selalu mengandalkan tebengan motor kalau jalan-jalan. Pergi kemana-mana pun masih takut sendirian apalagi perjalanan jauh. Suatu hari, tuntutan pekerjaan mengharuskan saya stand by setiap saat, akhirnya dengan nekat saya pun membeli sepeda motor Mio S dari dealer Yamaha di sebuah mall di Bekasi. Alasan saya memilih Yamaha Mio S karena body-nya yang ramping sehingga ringan dibawa. Saya juga suka modelnya yang feminim dan stylist. Saya pun memilih warna kesukaan saya, yaitu merah marun. Ketika motor Yamaha Mio S dikirim ke mess tempat saya tinggal, saya bingung mau diapakan motor ini, lah wong nyetir saja saya tidak bisa, haha. Beruntung teman mess saya entah baik atau kasihan, dia membantu mengajari saya nyetir sepeda motor ini. Beruntungnya kawasan mess tempat saya tinggal masih sangat sepi, jadi saya dapat dengan mudah dan cepat belajar mengendarai sepeda motor. Hanya dua kali keliling komplek, saya sudah cukup mahir mengendarai Yamaha Mio S pertama saya ini. Ah, bangga sih rasanya merasa cepat belajar dengan hal baru yang sama sekali saya belum kenal sebelumnya. Yah mungkin karena Yamaha Mio S ini adalah motor matic, jadi tidak susah mempelajarinya, cukup atur keseimbangan dan kontrol gas dan rem, langsung cuss deh.  Continue reading “#Yamaha Mio S, Berkendara “Smart & Stylist” di Ibukota “

Desa Eksklusif, Model Pembangunan Ekonomi Tanpa Kelaparan

          Indonesia telah mengalami kemajuan ekonomi yang signifikan sejak era Reformasi dimulai tahun 1998 lalu. Era Orde Baru yang dulu masih didominasi pemerintah dengan segala keterbatasannya dalam pengelolaan sumber daya kini berkembang pesat dengan menggaet investor dengan sistem pengelolaan yang lebih baik dan persentase bagi hasil terbesar untuk Indonesia tentunya. Tidak dipungkiri negara kita masih ketinggalan dari segi SDM dan teknologi maka untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi yang kian mendesak dibutuhkan langkah-langkah signifikan yang tepat sasaran. Seiring pembangunan SDM yang sedang digalakkan guna mencapai kesetaraan dengan bangsa lain baik berupa banch marking ataupun mengadaptasi teknologi luar untuk kepentingan dalam negeri, kiranya mengundang investor untuk berinvestasi adalah langkah cepat untuk menyerap dan mempelajari teknologi baru dan tentunya untuk membangun ekonomi dengan lapangan kerja baru. 

Continue reading “Desa Eksklusif, Model Pembangunan Ekonomi Tanpa Kelaparan”

Cara Mudah Pesan Hotel Jaman Now dengan Traveloka

          Travelling telah menjadi gaya hidup baru yang happening saat ini. Bagaimana tidak, tuntutan hidup yang semakin tinggi membuat setiap orang semakin giat menggali rejeki demi kualitas hidup yang lebih baik. Hidup berkualitas tentunya cukup makan, cukup istirahat, cukup berolahraga dan jangan lupa liburan. Ya, rutinitas yang padat ditambah sumpeknya menghadapi kemacetan ibukota, membuat liburan menjadi kebutuhan tersendiri. Kebutuhan liburan saat ini dirasa begitu penting dibandingkan beberapa tahun silam, mengingat tingkat stress yang semakin tinggi membuat otak kita butuh refreshing sejenak untuk mengembalikan semangat baru.  Continue reading “Cara Mudah Pesan Hotel Jaman Now dengan Traveloka”

Be creative, be different & beYOUtiful Saat Travelling  dengan Aroma Kekinian Kayu Putih Aroma

          Letih dan penat dengan rutinitas kantor yang menguras tenaga dan otak? Sumpek dengan kemacetan kota Jakarta? Travelling yuk. Yes, travelling menjadi gaya hidup baru yang sedang menjamur beberapa tahun belakangan ini. Kebayang kan rasanya tiap hari menghadapi layar komputer yang berisi email dan angka atau berisiknya dering telepon yang mengganggu konsentrasi. Belum lagi menghadapi kemacetan kota Jakarta tiap pagi dan malam hari. Alamaaak, aku ingin pindah ke….. ingin pindah planet saja rasanya. Tapi bukan planet Bekasi ya, hihi. Begitulah kira-kira gambaran kehidupan gue sehari-hari dan pada saat seperti ini, yang paling gue butuhkan adalah liburan.

Continue reading “Be creative, be different & beYOUtiful Saat Travelling  dengan Aroma Kekinian Kayu Putih Aroma”

“GueSehat.com”, One Stop Health Solution Jaman Now

          Era digital saat ini tidak lepas dari pengaruh perkembangan teknologi. Teknologi internet yang berkembang pesat telah membawa gaya hidup masyarakat yang serba online. Mulai dari belanja online, transportasi online sampai info kesehatan online. Gaya hidup ini terlihat praktis dan efisien mengingat tingkat kemacetan ibukota yang tinggi membuat masyarakat enggan untuk keluar rumah dan memilih berdiam diri di rumah sambil asik searching di dunia maya. Continue reading ““GueSehat.com”, One Stop Health Solution Jaman Now”

Gerakan Gen# Langit Biru untuk Masa Depan Cerah Bersama Pertamina

          Pernah melihat langit biru cerah dengan awannya yang putih bersih? Pemandangan seperti ini sering kita jumpai di daerah pedalaman Indonesia baik di pegunungan ataupun pantai. Pegunungan dan pantai menyuguhkan pemandangan yang mampu membuat takjub dan pastinya membuat rindu untuk kembali karena udaranya yang bersih dan masyarakatnya yang sederhana. Ya, daerah pedalaman mempunyai kualitas udara yang masih alami dan segar hingga menyehatkan untuk dihirup dan dipandang mata dengan langitnya yang biru. Mengapa daerah pedesaan dan pedalaman memiliki kualitas udara yang sehat? Ya, karena aktifitas penduduknya sebagian besar bertani atau nelayan yang kadang berjalan kaki menuju tempat mereka menggali rejeki. Mereka memilih bertani dan nelayan dikarenakan jarang sekali bahkan tidak ada kegiatan industri yang menyumbang emisi limbah baik padat,cair maupun udara.  Hingga alam pedesaan seperti ini merupakan alam hunian yang nyaman dan impian bagi semua orang. Continue reading “Gerakan Gen# Langit Biru untuk Masa Depan Cerah Bersama Pertamina”