Manfaat Natsbee Honey Lemon dan 10 Tips Pola Hidup Sehat

Sebagai penghuni sudut kota Jakarta sejak kecil, pastinya saya sudah sangat akrab dengan kondisi kota ini, terutama dengan kemacetan dan polusinya. Sejak menginjak bangku SMP, saya sudah menjangkau jarak yang cukup jauh untuk ke sekolah. Saat itu, kendaraan umum menjadi alat transportasi saya sehari-hari untuk ke sekolah hingga kuliah. Kondisi bus umum yang sudah tua kadang membuat asap kendaraan berbau tak sedap dan berasap. Sungguh merusak pemandangan mata dan penciuman. Batuk dan mata perih salah satu efek yang ditimbulkan. Begitu pula dengan kemacetannya, kadang terdengar bising sekali dengan suara mesin dan klakson yang saling beradu. Sakit mata juga ya rasanya melihat tumpukan kendaraan berjam-jam seperti itu, apalagi bila kita terjebak dalam kemacetan itu sendiri, alamaak….stress dan ingin teriak rasanya. Tak jarang banyak penumpang kendaraan umum turun dan memilih berjalan kaki hanya untuk mengejar waktu, walaupun keringat bercucuran, haha. Waktu menjadi hal yang sangat berharga, karena begitu banyak waktu terbuang di jalanan, menyita waktu istirahat dan berkumpul dengan keluarga.

Kini, setelah beberapa tahun berlalu, saya masih saja setia dengan kota Jakarta ini hingga mencari rezeki pun di kota ini. Ahh, gemerlap kota Jakarta yang menjanjikan memang membuat berat kaki ini untuk meninggalkannya, walaupun tetap dihiasi keluh kesah disetiap harinya, hehe. Dengan rezeki dari bekerja beberapa tahun, sayapun akhirnya bisa membeli kendaraan sendiri, sepeda motor merah yang kini setia menemani kemanapun saya pergi menyusuri kota Jakarta. Kebayang kan rasanya terjebak dalam kemacetan saat berkendara motor. Di saat stuck di tengah kemacetan, mulailah hawa terasa panas, punggung pegal, stress dengan suara bising kendaraan dan klakson. Bila ada survey, mungkin penduduk Jakarta menjadi penduduk paling sabar di dunia karena kemacetan adalah makanannya sehari-hari, hahaha.

Suasana di tempat kerja pun ternyata tidak semulus paha saya loh, eh…tidak semulus apa yang saya harapkan maksudnya, haha. Ada saja masalah yang terjadi, baik dengan pekerjaan yang dikejar deadline maupun rekan kerja yang tidak sejalan atau atasan yang cerewet. Harus pintar-pintar menata hati dan pikiran sepertinya untuk tetap bertahan. Tak heran, para pekerja kantoran seperti saya sangat membutuhkan hiburan. Sekedar cuci mata di mall atau hangout dengan teman-teman sambil mencicipi kuliner menjadi hiburan singkat pelepas kepenatan. Walaupun kuliner yang tersaji lebih banyak junk food, tidak apalah asal hanya sesekali dan tidak sering, haha alasan saja memang. Bila ada waktu luang, saya sempatkan untuk berlibur, sekedar menghirup udara segar pedesaan dan menenangkan pikiran tentunya agar kembali fresh.

Dengan rutinitas yang menyita waktu dan tenaga seperti itu, saya pun lebih banyak memanfaatkan weekend untuk beristirahat hingga lupa untuk berolahraga. Rasanya sudah capek badan bekerja seminggu penuh, namun nyatanya badan akan terasa lebih berat lagi bila tidak digerakkan. Setelah mengikuti beberapa kegiatan di pusat kebugaran, ternyata badan memang tersa lebih fit dan bikin nagih loh. Teringat dengan slogan “didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat” dan menyadari sehat adalah barang mahal, akhirnya saya memutuskan untuk memulai gaya hidup sehat. Tujuannya untuk mendapat jiwa dan tubuh yang sehat seperti slogan itu tentunya, hehe. Berikut 10 tips gaya hidup sehat yang saya terapkan dan mungkin bisa menjadi referensi.

10 Tips Pola Hidup Sehat :

1. Mengurangi makan nasi, lebih banyak makan buah dan sayur

2. Menghilangkan kebiasaan makan junk food dan mengolah makanan sendiri

3. Perbanyak minum air putih terutama sebelum dan ketika bangun tidur

4. Luangkan waktu di pagi hari untuk menghirup udara segar dan mendapat cahaya matahari pagi

5. Gerak badan atau senam minimal 5 menit setiap pagi

6. Olahraga rutin minimal seminggu sekali seperti jogging atau renang

7. Perbanyak jalan kaki

8. Berlibur minimal 2 minggu sekali untuk refreshing otak atau sekedar nonton bioskop atau membaca buku diwaktu weekend

9. Minum suplemen alami seperti madu

10. Istirahat yang cukup

Setelah menjalani gaya hidup sehat ini, terasa loh seperti anak muda lagi…hmm. Badan terasa lebih segar dan fit, aktifitas lancar, tidak mudah lelah dan bahagia tentunya…haha. Saking bahagianya, kadang suka lupa saat jajan snack di minimarket. Belakangan ini saya lihat di jejeran minuman dingin di minimarket terlihat ada minuman baru. Saya lihat lebih dekat, ternyata Natsbee Honey Lemon. Dari namanya saja sudah jelas ini minuman sehat. Sayapun membelinya dan langsung diminum karena kehausan…haha. Ternyata segar sekali rasa lemonnya dan sedikit rasa manis dari madu. Perpaduan yang menyehatkan nih antara lemon dan madu, cocok untuk diminum setiap hari, kata saya dalam hati sambil menuju kasir. Saya tahu benar kandungan utama Natsbee Honey Lemon ini banyak sekali manfaatnya, karena saya sering mengkonsumsinya

Manfaat madu dan lemon diantaranya :

Madu

– Obat alami untuk flu

– Suplemen penambah tenaga

– Mencegah gejala penyakit

– Obat alami untuk masa penyembuhan

Lemon

– Nutrisi dikala diet untuk menghancurkan lemak

– Sumber vitamin C yang tinggi

– Obat alami untuk masa penyembuhan

– Mencegah gejala penyakit

Ukuran kemasannya yang pas membuat Natsbee Honey Lemon ini mudah dibawa kemana-mana. Selain bermanfaat, rasa Natsbee Honey Lemon ini juga segar disaat dingin, cocok untuk segala aktifitas outdoor yang menguras keringat dan sensasi rasanya itu loh, membangkitkan mood jadi happy. Akhirnya, kini saya punya minuman favorit, yes…Natsbee Honey Lemon. Sekali coba, kamu pasti ketagihan dan bakalan jadiin minuman ini jadi minuman favorit kamu juga.

Advertisements

Silaturahmi Lintas Agama, Sambung Rasa untuk Indonesia yang Berbhineka

Perayaan HUT Paroki ke-66 yang dilangsungkan di Gedung Karya Pastoral St. Paskalis Sabtu (26/5/2018) lalu, dengan tajuk “Sambung Rasa Anak Bangsa Lintas Agama dan Buka Puasa Bersama” telah memberikan gambaran tentang kondisi bangsa Indonesia saat ini.

Continue reading “Silaturahmi Lintas Agama, Sambung Rasa untuk Indonesia yang Berbhineka”

BPJ di Event Markas 2018, Ajang Gaul Lintas Komunitas yang Cetar

Kaskus sebagai forum diskusi online kini kian luas merangkul komunitas untuk sharing dan networking dalam event Markas. Dengan menggandeng Diandra event organizer, tahun 2018 ini merupakan event ketiga setelah 2 event sebelumnya yang sukses digelar di Senayan dan Bintaro pada tahun 2016 & 2017. Tahun ini, Markas kembali digelar pada 27-28 April 2018 lalu di kawasan Bintaro, tepatnya di halaman Mall Bintaro Exchange. Continue reading “BPJ di Event Markas 2018, Ajang Gaul Lintas Komunitas yang Cetar”

#Yamaha Mio S, Berkendara “Smart & Stylist” di Ibukota 

          Tak pernah terbayangkan sebelumnya jika sepeda motor akan menjadi moda transportasi saya sehari-hari. Padahal dulu rasanya boro-boro mengendarai motor sendiri, mengerti saja tidak tentang motor. Dulu saya selalu mengandalkan tebengan motor kalau jalan-jalan. Pergi kemana-mana pun masih takut sendirian apalagi perjalanan jauh. Suatu hari, tuntutan pekerjaan mengharuskan saya stand by setiap saat, akhirnya dengan nekat saya pun membeli sepeda motor Mio S dari dealer Yamaha di sebuah mall di Bekasi. Alasan saya memilih Yamaha Mio S karena body-nya yang ramping sehingga ringan dibawa. Saya juga suka modelnya yang feminim dan stylist. Saya pun memilih warna kesukaan saya, yaitu merah marun. Ketika motor Yamaha Mio S dikirim ke mess tempat saya tinggal, saya bingung mau diapakan motor ini, lah wong nyetir saja saya tidak bisa, haha. Beruntung teman mess saya entah baik atau kasihan, dia membantu mengajari saya nyetir sepeda motor ini. Beruntungnya kawasan mess tempat saya tinggal masih sangat sepi, jadi saya dapat dengan mudah dan cepat belajar mengendarai sepeda motor. Hanya dua kali keliling komplek, saya sudah cukup mahir mengendarai Yamaha Mio S pertama saya ini. Ah, bangga sih rasanya merasa cepat belajar dengan hal baru yang sama sekali saya belum kenal sebelumnya. Yah mungkin karena Yamaha Mio S ini adalah motor matic, jadi tidak susah mempelajarinya, cukup atur keseimbangan dan kontrol gas dan rem, langsung cuss deh.  Continue reading “#Yamaha Mio S, Berkendara “Smart & Stylist” di Ibukota “

Desa Eksklusif, Model Pembangunan Ekonomi Tanpa Kelaparan

          Indonesia telah mengalami kemajuan ekonomi yang signifikan sejak era Reformasi dimulai tahun 1998 lalu. Era Orde Baru yang dulu masih didominasi pemerintah dengan segala keterbatasannya dalam pengelolaan sumber daya kini berkembang pesat dengan menggaet investor dengan sistem pengelolaan yang lebih baik dan persentase bagi hasil terbesar untuk Indonesia tentunya. Tidak dipungkiri negara kita masih ketinggalan dari segi SDM dan teknologi maka untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi yang kian mendesak dibutuhkan langkah-langkah signifikan yang tepat sasaran. Seiring pembangunan SDM yang sedang digalakkan guna mencapai kesetaraan dengan bangsa lain baik berupa banch marking ataupun mengadaptasi teknologi luar untuk kepentingan dalam negeri, kiranya mengundang investor untuk berinvestasi adalah langkah cepat untuk menyerap dan mempelajari teknologi baru dan tentunya untuk membangun ekonomi dengan lapangan kerja baru. 

Continue reading “Desa Eksklusif, Model Pembangunan Ekonomi Tanpa Kelaparan”

Cara Mudah Pesan Hotel Jaman Now dengan Traveloka

          Travelling telah menjadi gaya hidup baru yang happening saat ini. Bagaimana tidak, tuntutan hidup yang semakin tinggi membuat setiap orang semakin giat menggali rejeki demi kualitas hidup yang lebih baik. Hidup berkualitas tentunya cukup makan, cukup istirahat, cukup berolahraga dan jangan lupa liburan. Ya, rutinitas yang padat ditambah sumpeknya menghadapi kemacetan ibukota, membuat liburan menjadi kebutuhan tersendiri. Kebutuhan liburan saat ini dirasa begitu penting dibandingkan beberapa tahun silam, mengingat tingkat stress yang semakin tinggi membuat otak kita butuh refreshing sejenak untuk mengembalikan semangat baru.  Continue reading “Cara Mudah Pesan Hotel Jaman Now dengan Traveloka”

Be creative, be different & beYOUtiful Saat Travelling  dengan Aroma Kekinian Kayu Putih Aroma

          Letih dan penat dengan rutinitas kantor yang menguras tenaga dan otak? Sumpek dengan kemacetan kota Jakarta? Travelling yuk. Yes, travelling menjadi gaya hidup baru yang sedang menjamur beberapa tahun belakangan ini. Kebayang kan rasanya tiap hari menghadapi layar komputer yang berisi email dan angka atau berisiknya dering telepon yang mengganggu konsentrasi. Belum lagi menghadapi kemacetan kota Jakarta tiap pagi dan malam hari. Alamaaak, aku ingin pindah ke….. ingin pindah planet saja rasanya. Tapi bukan planet Bekasi ya, hihi. Begitulah kira-kira gambaran kehidupan gue sehari-hari dan pada saat seperti ini, yang paling gue butuhkan adalah liburan.

Continue reading “Be creative, be different & beYOUtiful Saat Travelling  dengan Aroma Kekinian Kayu Putih Aroma”